AGNEZMO Resmi Bergabung Dengan Sony Music Global
Penyanyi multi talenta Indonesia, Agnes Monica atau yang sekarang memiliki nama panggung Internasional AgnezMo kembali memberikan kejutan manis kepada semua fans dan Indonesia. Penyanyi yang sedang berjuang keras menapaki karir Internasionalnya ini mengumumkan secara resmi telah bergabung dengan Sony Music Global. Pengumuman tersebut disampaikannya melalui akun twitter @agnezmo tadi malam (31/01/2014) pukul 22.00 WIB. Agnezmo memang sudah mantap menapaki karir Internasionalnya sejak merilis single perdananya Coke Bottle di sebuah radio di Amerika Serikat beberapa bulan lalu. Menggandeng musisi dan sekaligus Produser handal sekelas Timbaland, Agnezmo tak canggung untuk memperkenalkan talentanya di Amerika Serikat dan bersaing dengan musisi dunia. Demi membangun karir internasioanal ini juga, Ia harus tinggal di Los Angeles, Amerika Serikat. Dan banyak menghadiri acara-acara music,bahkan hadir di acara Post Grammy Reception yang diadakan oleh Sony Music Entertainment, perusahaan rekaman dunia.
Setelah menghadiri acara tersebut, tak lupa Agnez membagikan kebahagiaannya dengan mempublish foto bersama musisi dan manajemen Sony Music Entertainment di akun Instagramnya. Antara lain berfoto bersama Doug Morris, CEO Sony Music dan founder VEVO. Bersama Jamie Foxx, Stevie Nicks,R. Kelly dan masih banyak lagi. Foto-foto ini sempat membuat fans bertanya-tanya mengapa Agnez hadir di acara Sony Music, padahal Agnez sendiri bukan tergabung dalam Sony Music Entertainment Indonesia (SMEI). Tak berlama-lama membuat fans penasaran, akhirnya Agnes mengumumkan kabar baik tersebut.
Agnez Mo sebelumnya tergabung di label Aquarius Musikindo dan belakangan Ia memutuskan untuk menjadi penyanyi independen dan mengeluarkan album sendiri. Ini juga merupakan suatu keberanian yang ditunjukkan oleh AgnezMo .
Bergabungnya AgnezMo di perusahaan rekaman terbesar kedua di dunia ini tentunya akan semakin mempermulus langkah Agnez untuk dikenal dunia. Target marketing yang akan menjangkau seluruh dunia oleh Sony Music Entertainment akan membuat Agnez diperhitungkan seperti penyanyi yang diproduksi Sony Music: Adele, One Direction, Pink, Alicia Keys, IL Divo dan yang lainnya. Kontrak Agnez di Sony Music inipun menjadi sejarah baru bagi karir Agnez dan penyanyi Indonesia pertama yang dipercaya oleh Sony Music untuk bergabung.
Jika melihat kapasitas dan kualitas Agnez sebagai penyanyi, tentunya bukan hal yang mengejutkan jika Ia berhasil mendapatkan kontrak dari perusahaan rekaman besar seperti Sony. Tetapi hal ini menjadi luar biasa bagi penyanyi yang berasal dariIndonesia yang memang harus bersaing di tengah banyaknya penyanyi berkualitas dari seluruh penjuru dunia. Agnez sendiri berhasil mematahkan sindiran-sindiran haters yang kadang muncul bagaikan memiliki dendam pribadi dengan AgnezMo. Maka tidak heran jika membaca berbagai kronologi/timeline akun jejaring sosialnya akan mudah menemui kalimat-kalimat sarkastik dan bahkan rasis.
Memiliki fans yang sangat loyal dan dinamai NIC, agnes mampu bertahan di industry music Indonesia sejak kecil. Hampir semua lagu yang dikeluarkannya menjadi hits di tangga lagu Indonesia. Mengoleksi banyak penghargaan dan tidak pernah membuat kontroversi layaknya artis karbitan tidak serta merta membuat Agnez dicintai semua orang. Dengan followers di twitter yang kini sudah mendekati angka 10 juta, tetap saja ada pihak-pihak tertentu yang selalu hadir memberikan lampu merah seakan tidak senang dengan pencapaian Agnez. Maka muncullah group-grup di facebook dan bahkan di Instagram yang melakukan segala hal demi menjatuhkan pamor Agnez. Katakan saja mengedit foto, mengganti lirik lagu hingga sebutan yang sangat sarkastik kepada agnez. Penampilan yang seksilah yang menjadi peluru mereka untuk menjatuhkan Agnez hingga kerap disebut salah kostum. Tak hanya haters, bahkan beberapa waktu lalu media berita onlinepun ramai-ramai memberitakan salah kostum penyanyi berusia 27 tahun ini.
Bertanya mengenai kesuksesan single Internasional Agnez (Coke Bottle) yang baru-baru ini santer diberitakan gagal oleh haters semakin menunjukkan susahnya mendapat pengakuan dari beberapa pihak di Indonesia. Bahkan ketika Lorde menggebrak panggung Grammy dengan memenangkan gramophone, Haters Agnez langsung membandingkannya dengan karir AgnezMo. Ada beberapa hal yang tidak mereka sadari, Coke Bottle sendiri belum merilis Music Video sementara Lorde sudah merilis album. Yang lebih penting lagi, Lorde didukung mati-matian oleh hampir seluruh media di New Zaeland dan ini juga yang tidak dimiliki Agnez. Indonesia yang dikatakan Bhineka Tunggal Ika masih dalam wacana saja.
Namun demikian, Agnez tetap berjuang di atas kakinya sendiri dan selalu saja menunjukkan progress baru yang membanggakan tanpa sensasi dan kontroversi. Agnezmo memang lahir sebagai penyanyi berprestasi yang menjadi salah satu ikon music Indonesia. Karirnya yang sangat cemerlang akan membuatnya jadi salah satu legenda music Indonesia suatu saat nanti. Jika berhenti sekarangpun, Ia telah memberikan warna dan sejarah baru bagi industry music Indonesia. Namun Ia tidak, Dream, Believe and Make it Happen sudah menjadi prinsipnya untuk meraih sukses yang lebih besar lagi. Maka teruslah berkarya Agnez,Things Will Get Better.. We Proud Of You!
Congratulation @agnezmo
Setelah menghadiri acara tersebut, tak lupa Agnez membagikan kebahagiaannya dengan mempublish foto bersama musisi dan manajemen Sony Music Entertainment di akun Instagramnya. Antara lain berfoto bersama Doug Morris, CEO Sony Music dan founder VEVO. Bersama Jamie Foxx, Stevie Nicks,R. Kelly dan masih banyak lagi. Foto-foto ini sempat membuat fans bertanya-tanya mengapa Agnez hadir di acara Sony Music, padahal Agnez sendiri bukan tergabung dalam Sony Music Entertainment Indonesia (SMEI). Tak berlama-lama membuat fans penasaran, akhirnya Agnes mengumumkan kabar baik tersebut.
Agnez Mo sebelumnya tergabung di label Aquarius Musikindo dan belakangan Ia memutuskan untuk menjadi penyanyi independen dan mengeluarkan album sendiri. Ini juga merupakan suatu keberanian yang ditunjukkan oleh AgnezMo .
Bergabungnya AgnezMo di perusahaan rekaman terbesar kedua di dunia ini tentunya akan semakin mempermulus langkah Agnez untuk dikenal dunia. Target marketing yang akan menjangkau seluruh dunia oleh Sony Music Entertainment akan membuat Agnez diperhitungkan seperti penyanyi yang diproduksi Sony Music: Adele, One Direction, Pink, Alicia Keys, IL Divo dan yang lainnya. Kontrak Agnez di Sony Music inipun menjadi sejarah baru bagi karir Agnez dan penyanyi Indonesia pertama yang dipercaya oleh Sony Music untuk bergabung.
Jika melihat kapasitas dan kualitas Agnez sebagai penyanyi, tentunya bukan hal yang mengejutkan jika Ia berhasil mendapatkan kontrak dari perusahaan rekaman besar seperti Sony. Tetapi hal ini menjadi luar biasa bagi penyanyi yang berasal dariIndonesia yang memang harus bersaing di tengah banyaknya penyanyi berkualitas dari seluruh penjuru dunia. Agnez sendiri berhasil mematahkan sindiran-sindiran haters yang kadang muncul bagaikan memiliki dendam pribadi dengan AgnezMo. Maka tidak heran jika membaca berbagai kronologi/timeline akun jejaring sosialnya akan mudah menemui kalimat-kalimat sarkastik dan bahkan rasis.
Memiliki fans yang sangat loyal dan dinamai NIC, agnes mampu bertahan di industry music Indonesia sejak kecil. Hampir semua lagu yang dikeluarkannya menjadi hits di tangga lagu Indonesia. Mengoleksi banyak penghargaan dan tidak pernah membuat kontroversi layaknya artis karbitan tidak serta merta membuat Agnez dicintai semua orang. Dengan followers di twitter yang kini sudah mendekati angka 10 juta, tetap saja ada pihak-pihak tertentu yang selalu hadir memberikan lampu merah seakan tidak senang dengan pencapaian Agnez. Maka muncullah group-grup di facebook dan bahkan di Instagram yang melakukan segala hal demi menjatuhkan pamor Agnez. Katakan saja mengedit foto, mengganti lirik lagu hingga sebutan yang sangat sarkastik kepada agnez. Penampilan yang seksilah yang menjadi peluru mereka untuk menjatuhkan Agnez hingga kerap disebut salah kostum. Tak hanya haters, bahkan beberapa waktu lalu media berita onlinepun ramai-ramai memberitakan salah kostum penyanyi berusia 27 tahun ini.
Bertanya mengenai kesuksesan single Internasional Agnez (Coke Bottle) yang baru-baru ini santer diberitakan gagal oleh haters semakin menunjukkan susahnya mendapat pengakuan dari beberapa pihak di Indonesia. Bahkan ketika Lorde menggebrak panggung Grammy dengan memenangkan gramophone, Haters Agnez langsung membandingkannya dengan karir AgnezMo. Ada beberapa hal yang tidak mereka sadari, Coke Bottle sendiri belum merilis Music Video sementara Lorde sudah merilis album. Yang lebih penting lagi, Lorde didukung mati-matian oleh hampir seluruh media di New Zaeland dan ini juga yang tidak dimiliki Agnez. Indonesia yang dikatakan Bhineka Tunggal Ika masih dalam wacana saja.
Namun demikian, Agnez tetap berjuang di atas kakinya sendiri dan selalu saja menunjukkan progress baru yang membanggakan tanpa sensasi dan kontroversi. Agnezmo memang lahir sebagai penyanyi berprestasi yang menjadi salah satu ikon music Indonesia. Karirnya yang sangat cemerlang akan membuatnya jadi salah satu legenda music Indonesia suatu saat nanti. Jika berhenti sekarangpun, Ia telah memberikan warna dan sejarah baru bagi industry music Indonesia. Namun Ia tidak, Dream, Believe and Make it Happen sudah menjadi prinsipnya untuk meraih sukses yang lebih besar lagi. Maka teruslah berkarya Agnez,Things Will Get Better.. We Proud Of You!
Congratulation @agnezmo


Tidak ada komentar:
Posting Komentar